Penyembahan dan Pembaharuan Pikiran Yang Terus Menerus Esensi penyembahan adalah mengalami keintiman dengan Allah.  Ketika seseorang menjadi intim dengan Allah melalui penyembahan, maka hidupnya akan mengalami perubahan.  Ia akan berubah dari seorang yang jahat menjadi baik, dan dari seorang yang najis menjadi orang kudus.

Namun perubahan hanya terjadi, bila kita mendapat inspirasi bahwa tubuh kita adalah bait Allah yang kudus.  Di dalam bait Allah yang kudus tersebut, harus terjadi penyembahan selama 24 jam agar terjadi pembaharuan pikiran (imajinasi) dari pikiran (imajinasi) sia-sia menjadi pikiran (imajinasi) yang dari Tuhan (sesuai Firman).

Bagaimana cara membersihkan bait Allah dari berhala imajinasi?

Tidak ada rumus ajaib yang sangat berkuasa untuk membersihkan imajinasi seseorang yang kotor, kecuali orang tersebutlah yang membersihkannya.  Ada dua tip yang dapat dipakai untuk membersihkan berhala pikiran:

  1. Kamar pribadi imajinasi harus dibersihkan.
    Tuhan menyingkapkan kepada nabi Yehezkiel tentang berhala-berhala yang disembunyikan oleh tua-tua kaum Israel di dalam bait Allah.  Di dalam Yehezkiel 8:9-12, tertulis tentang penyembahan berhala yang dilakukan oleh para tua-tua Israel yang seharusnya memakai bait Allah untuk menyembah Tuhan.
    Untuk membersihkan bait Allah dari penyembahan berhala, maka temukan KAMAR PRIBADI di dalam hidup Anda yang masih  GELAP.  Kamar pribadi itulah yang disebut DUNIA IMAJINASI MANUSIA.  Manusia tidak mengetahuinya, tapi Allah melihatnya dengan jelas.  Tuliskanlah imajinasi-imajinasi apakah yang Anda sembah berhari-hari? bertobatlah dan sembahlah Allah.
  2. Kamar pribadi imajinasi harus diisi dengan firman Tuhan.
    Di dalam bait Allah Perjanjian Baru, firman Tuhan tertulis di dalam hati dan pikiran.  Sebab dikatakan, “Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kamu Israel sesudah waktu itu”, demikianlah firman Tuhan, “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.” (Ibr 8:10).  Di dalam BAIT ALLAH PERJANJIAN BARU, kita DIBERI IMAJINASI BARU.
    Dengan demikian, kita dapat mentaati hukum-hukum Allah dengan kekuatan dan anugerah Tuhan.  Gaya hidup Perjanjian Baru adalah gaya hidup yang terus menerus menggunakan HATI dan PIKIRAN (imajinasi) dengan cara merenungkan Tuhan (firmanNya).

Bagaimanakah langkah praktisnya?

Paulus memberi langkah-langkah praktis bagaimana membersihkan berhala imajinasi kita.  Katanya “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kami, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Rom 12:1-2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: