Kesembuhan

Perjanjian Kesembuhan & Mukjizat

Salah satu kuasa yang bekerja saat Kerajaan Surga berinvasi adalah kuasa kesembuhan. Mengapa? Karena Yesus sendiri yang memberikan kuasa kepada murid-muridNya untuk melakukan pelayanan kesembuhan. “Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,”(Luk 9:1-2).

Mengapa kita diperintahkan untuk menyembuhkan orang sakit? Karena tugas tersebut berhubungan dengan nama-nama Allah penebus kita. Nama menceritakan tentang karakter atau tujuan hidup dari seseorang. Menurut F. F. Bosworth, Allah kita mempunyai 7 nama yang berkaitan dengan penebusanNya,(Christ The Healer, 1973, Fleming. H. Revell, Hal. 83).

Ke-7 nama Allah tersebut mencerminkan 7 hal yang dilakukan untuk menebus kita secara sempurna:

1. Jehovah – Jireh artinya “TUHAN akan MENYEDIAKAN” sebuah korban (Kej 22:13-14). Kristus adalah korban yang disediakan Allah Bapa untuk menebus dosa-dosa kita.

2.  Jehovah – Shalom artinya “TUHAN adalah DAMAIKU” (Hak 6:24; Bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai “Tuhan adalah Keselamatanku”). Karena penebusan Kristus, kita memperoleh hidup yang penuh damai dengan Allah.

3.  Jehovah – Shammah artinya “TUHAN selalu HADIR” (Yeh 48:35). Karena penebusan Kristus, maka kita selalu tinggal di dalam hadirat Tuhan.

4.   Jehovah – Ra-ah artinya “TUHAN adalah GEMBALAKU”(Maz 23:1). Kristus menjadi gembala kita dengan memberikan nyawaNya kepada kita.

5.  Jehovah – Nissi artinya “TUHAN adalah PANJI KEMENANGANKU” (Kel 17:15). Kristus menjadi panji kemenangan kita dengan menghancurkan pekerjaan-pekerjaan iblis.

6.  Jehovah – Tsidkenu artinya “TUHAN ADALAH KEBENARANKU” (Yer 23:6). Kristus membuat kita benar dengan penebusanNya yang sempurna.

7.  Jehovah – Rapha artinya “ALLAH PENYEMBUHKU”(Kel 15:26). Kristus menjadi penyembuh kita dengan korban penebusanNya. “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.”

Karena penebusan Kristus itulah kita berhak memperoleh semua janji Tuhan tersebut. Lalu bagaimanakah caranya kita dapat mengalami semuanya ini? Ada beberapa cara:

1. Didoakan oleh penatua
Dalam Yakobus 5:13-14, dikatakan bahwa kalau ada orang percaya yang sakit, ia dapat datang kepada penatua-penatua untuk didoakan dengan pengurapan minyak. Doa pengurapan minyak bukanlah doa untuk orang yang sudah hampir mati supaya cepat mati, tetapi supaya mereka disembuhkan. Yang menyembuhkan bukan karena doa penatuanya, tetapi DOA PENATUA “YANG LAHIR DARI IMAN” itulah yang akan menyembuhkannya.

2. Didoakan oleh sesama orang percaya.
Bukan hanya penatua yang mendoakan orang sakit, tetapi setiap orang percaya pun boleh saling mendoakan. Di dalam mendoakan orang percaya diperlukan syarat yang lebih rumit dari pada mendoakan orang yang tidak percaya. Sebab orang percaya dituntut untuk menjadi benar sebelum disembuhkan. Sedangkan orang tidak percaya tidak mungkin menjadi benar karena mereka belum dibenarkan. Itulah sebabnya seringkali kesembuhan tidak terjadi kalau orang percaya belum mengakui dosa-dosa tertentu. Pada saat ia mengaku dosa, maka doanya memiliki kuasa yang besar.

3. Didoakan oleh orang yang berkarunia kesembuhan dan mukjizat
Disamping itu, kesembuhan terjadi melalui orang-orang yang memiliki karunia kesembuhan di dalam gereja. Mereka ditetapkan oleh Allah secara khusus. Orang yang memiliki karunia kesembuhan dan mukjizat akan sangat mudah untuk memanifestasikan karunia Roh Kudus. Ada orang yang lebih khusus dipakai Tuhan menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu. Karena itu, perhatikanlah kelebihan Anda.

4. Disembuhkan oleh Firman Tuhan
Dari semua cara penyembuhan bagi orang percaya, cara ini adalah yang paling  banyak dipakai Tuhan untuk menyembuhkan kita. Mazmur 107 ditulis untuk umat tebusan Tuhan. Sebab dikatakan,

“Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka, disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur,”(Maz 107:19-20).

Tuhan menyembuhkan kita dengan memberikan FirmanNya. Katanya, “Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka,”(Amsal 4:20-22).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: