Ketaatan

Ketaatan dalam Amanat Agung Image

Amanat Agung bukanlah usul atau saran yang diberikan Allah pada umatNya. Amanat adalah sebuah perintah yang harus ditaati. Jika Kristus adalah Raja segala raja, maka kita harus mentaatinya, (Mat 28:19-20). Sebelum semua suku terjangkau, maka kita tidak boleh berhenti. Sebab hati Tuhan adalah hati yang mengasihi bangsa-bangsa, sehingga kita pun harus memiliki hati yang sama. Kata Yesus, “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu,”(Yoh 15:16. Ada 3 cara untuk mengenapi Amanat Agung secara praktis.

1. PERGI
Segala usaha yang ada di dalam Kerajaan Allah haruslah bersifat apostolik. Apostolik artinya “yang diutus”. Segala usaha di dalam kerajaan harus mempunyai semangat yang sama, yaitu semangat untuk “DIUTUS BAGI YESUS”. Kita semua diutus: Pelajar diutus ke sekolahnya; Mahasiswa diutus ke kampusnya; Businessman diutus ke lingkungan bisnisnya; Ibu rumah tangga diutus ke tetangga-tetangganya. Kita diutus ke dunia di mana kita berada dan berperan dalam kehidupan sehari-hari.

2. BERBUAH
Tugas kedua adalah untuk berbuah. Jika kita menanam buah mangga maka kita akan menuai buah-buah mangga. Jika kita menanam buah padi kita pasti akan menuai buah-buah padi juga. Orang Kristen menghasilkan orang Kristen baru. Itu sebabnya kita perlu melihat bahwa jiwa-jiwa di sekeliling kita adalah calon-calon anggota kerajaan Allah yang Tuhan percayakan kepada kita.

3. BERBUAH TETAP
Setelah memenangkan jiwa, kita perlu SECEPAT MUNGKIN memuridkan jiwa baru tersebut agar ia tidak terhilang. Jika kita tidak bisa memuridkannya secara langsung, karena faktor usia, gender, atau jarak, maka kita harus memastikan bahwa ada seseorang yang memuridkan jiwa baru tersebut. Mereka harus diajar bersaksi, menginjil dan memenangkan jiwa di antara teman-teman atau orang-orang dekat (keluarga)nya. Dengan demikian akan terjadi reproduksi atau pelipatgandaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: